Wonosobo [punya] cerita

  • Ngablogburit 2015 /
    8 Jul 2015

    Sepenggal Kisah Tradisi Lebaran

    Takbir kemenangan baru saja berkumandang. Tepat, ketika muadzin menyelesaikan bacaan adzan maghrib. Sembari mereguk teh manis untuk berbuka puasa, saya memanjat syukur dalam hati. Alhamdulillah, seluruh keluarga telah berkumpul di rumah. Semua anggota keluarga yang berdomisili di luar kota sudah mudik. Asyhari yang di Jogja. Juga Noval yang nyantri di kota Brebes. Keduanya sudah berada di rumah. Sehabis sholat maghrib berjamaah, kami sekeluarga membaca takbir. Allahu Akbar Allahu Akbar. Berdizikir lalu berdoa. Eits….. usai berdoa, tiba-tiba Noval nampak tergesa. Ia meninggalkan tempat shalat dan pergi ke ruang tamu. Saya dan Ibu yang melihatnya hanya tersenyum. Aduhai, rupanya si adik sudah tak sabar untuk menata toples lebaran. Di meja tamu itu, Noval meraih beberapa penganan yan
  • Ngablogburit 2015 /
    3 Jul 2015

    Ini Dia Menu-Menu Idaman Saya Di Kala Lebaran

    Apa yang paling ditunggu dari momen lebaran ?.  Silaturahmi ke sanak keluarga. Tentu. Itu nomor satu. Kemudian apa lagi. Saya menjawab cepat, hidangan dan kue-kue khasnya. Anda boleh setuju atau tidak. Perihal hidangan dan kue, pada setiap edisi lebaran saya memiliki beberapa menu idaman Ketupat dan Opor ayam Untuk hidangan berat, saya menempatakan pasangan ‘emas’ ketupat dan opor ayam sebagai menu idaman. Menu yang rasa-rasanya jadi favorit begitu banyak orang. Ya, rasanya kurang lengkap saja, jika dikala lebaran tiba, ketupat dan opor ayam tak tersaji di meja. He he Tape Ketan Masuk ke wilayah camilan. Di urutan pertama saya mengidamkan tape ketan buatan Ibu. Kalau bicara tape ketannya, ah mungkin biasa. Tapi jika melihat pembuatnya, tentu ‘rasa’ tape keta

Author

In'am Al Fajar
penikmat kopi dan buku. blog lainnya : http://catatanpakguru.web.id

Recent Post

Recent Comments

Categories

bulan menulis